Kain: Penjalin Tanah Rantau dan Leluhur // Putri Minangsari

0 Shares
0
0
0
0

Kain, sama halnya dengan tari dan bentuk kesenian lainnya, dapat mendekatkan seseorang dengan akarnya. Itulah yang diyakini oleh Putri Minangsari. Dididik untuk menari dan berkain oleh kedua orang tuanya, ia pun menanamkan nilai yang sama untuk kedua anaknya yang menjalani studi di luar negeri. Melalui tuturannya kita akan paham bagaimana kain menjadi sarana yang mengikatkan jiwa perantau terhadap daerah aslinya.  

Bagi Mimi, panggilan akrab untuk penari dan pelatih tari Legong di Bengkel Tari Ayu Bulan serta salah satu pendiri Komunitas Puisi Unmasked Poetry Open Mic ini, wastra juga merupakan media berekspresi. Hal ini dia tunjukkan melalui penjelasannya akan dua kain yang ia kenakan pada saat tim Wastra Raya jumpai, yakni senteng, selendang pinggang khas Bali yang ia sengaja pilih bermotif parang, serta kain kesayangannya yang bercorakkan mimi lan mintuno. Keduanya menggambarkan situasi dan harapan yang berkaitan dengan hari tersebut. 

Selain sebagai sebuah penanda, menurut Putri, kain juga merupakan identitas bangsa. Untuk itulah, melalui akun Instagram-nya, @poetryreading, ia tak pernah lelah untuk berbagi bagaimana wastra, tarian, dan puisi dapat dirayakan setiap hari. Tidak hanya itu, dalam keseharian Putri Minangsari juga selalu terlihat keren dan nyaman menggunakan kain. Dalam sebuah proyek video dokumenter karya Anatman Pictures yang berjudul “Legong & Kebaya – The Forgotten Legacy”, Putri Minangsari membagikan begitu mungkinnya kita untuk mengenakan kebaya dan kain setiap hari, seperti di lokasi bekerja, MRT, atau mall. Bahkan dia menambahkan bahwa kain juga bisa dipakai pada saat menyetir. 

Baca Juga:  Wastra, Perempuan, dan Kita // Nurdiyansah Dalidjo

Yang telah disebutkan tadi hanyalah sedikit dari obrolan seru seputar wastra bersama Putri Minangsari. Kita seperti diajak mengingat bahwa kain tradisi sudah biasa menemani siklus hidup manusia, dari lahir, dewasa, menikah, hingga pada kematian. Mbak Putri juga membagikan berbagai tips agar generasi muda bisa mengenakan kain tanpa repot, selain tips agar kita bisa menemukan kain tradisi berkualitas unggul tanpa merogoh kocek terlalu dalam. Semuanya menyatu di episode dua podcast ini. 

Oleh karena itu, jangan lupa dengarkan obrolan selengkapnya di Spotify, Anchor, YouTube dan Google Podcasts, ya.

Salam #WastraRaya untuk #IndonesiaRaya!

Listen on Anchor.fm | Google Podcasts
0 Shares
You May Also Like